OB on JMF [3]

The last day of JMF~

Ada miskom! Shift 1 gak ada yang jaga.

Lagi – lagi sebuah pembelajaran tentang adab ijin dan konfirmasi.

Mbak Lilis menyerahkan pengaturan jadwal pada Lia dan Wiwit. Aku hanya jaga ketika Lia dan Wiwit gak bisa jaga. Aku dan mbak Lilis taunya yang jaga shift 1 Wiwit, padahal Wiwit gak merasa menyanggupi jaga hari kamis, sementara Lia juga full kuliah dari pagi. Mbak Lilis cuma bisa geleng – geleng. Koq ya gak ada yang konfirm. Padahal kan kalo emang mereka gak bisa, aku bisa jaga. I’m free. Just fokus on script. Selanjutnya jadwal di-share aja biar gak miskom.

Aku gak ada jadwal jaga hari ini. Tapi karena hari terakhir biasanya rame, dan tentunya mesti beres – beres, aku bantu jaga. Tepat ketika azan maghrib aku tiba di wanitatama. Keroyokan berempat, ngabisin leaflet. Mbak Lilis, Wiwit dan Lia muter – muter, aku ditinggal di stand.

Tepat jam 21.00 kami pun beres – beres. Ternyata mobil yang mau dipake ngangkut trouble. Barang – barang mesti dititip ke sekretariat Giant. Kami pun pamitan dengan sesama penjaga stand. Aku tukeran nomer HP dengan mbak Hani dan mbak Mei Mei. Kesempatan memperbanyak link. Bahkan aku sempat ngobrol dengan mbak Luki, salah satu member Hijabers Community Yogyakarta (HCY), pemilik Luli Butik. Pukul 21.40  Lia dan Wiwit pulang duluan. Aku menemani mbak Lilis membayar sewa stand ke pak Arif.  Setelah mengamankan barang – barang di luar, akhirnya pukul 22.15 aku dan mbak Lilis meluncur dari Wanitatama.

Seminggu ini sedikit banyak memberi gambaran tentang kehidupan pasca kampus. Bagaimana dakwah di masyarakat (sya’biy) harus luwes dalam berinteraksi. Komunikatif ketika berbicara. Ahsan dalam bersikap. Teori – teori yang di dapat di kampus akan teruji di masyarakat. Ramah dengan penjaga stand lain. Memang kita bersaing, tapi hendaknya dengan cara yang sehat.

Tentang jam malam yang ada di kampus pun tidak lain untuk menjaga keamanan para akhwat. Ketika kali ini aku melanggarnya bukan karena aku ingin, tapi memang karena kondisinya tidak memungkinkan. Ketika KKN, pertemuan dengan warga atau pemuda (sinoman) paling cepat sampai jam sepuluh, bahkan seringkali yang ikhwan lanjut sampai tengah malam. Dakwah kampus hanyalah idealita. Realita akan kita temui di masyarakat. Semoga istiqomah!

Mujahidun Li Nafsihi

Salah satu muwashoffat adalah melawan hawa nafsu. Ada 5 hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Menjauhi hal – hal yang haram
  2. Menjauhi tempat syubhat
  3. Menjauhi tempat maksiat
  4. Menghindari kebiasaan buruk
  5. Menjauhi hal yang mubah, dan mendekatkan diri pada yang wajib dan sunnah

 

Nah, my lovely usroh pekan ini fokus di sisi ini. Ada 4 poin yang kami sepakati.

1. Menjauhi hal – hal yang syubhat (makanan, minuman, aktivitas yang membuang waktu)

2. Menjauhi tempat syubhat (mall, cafe, angkringan, bioskop, rental)

3. Menghindari kebiasaan buruk

–          Tidur habis subuh

–          Ketawa di luar batas

–          Denger musik/ liat video musik yang tidak mengingatkan diri kepada Allah

–          Lupa bayar hutang/ balikin barang yang diipinjam

–          Santun dalam berkendaraan (gak ngebut ugal – ugalan

4. Menjauhi hal yang mubah, dan mendekatkan diri pada yang wajib dan sunnah (makan, minum, ngobrol, bercanda, dengerin nasyid)

 

Banyak hal yang tanpa kita sadari dapat menjauhkan diri dari Allah. Padahal letak kekuatan dalam bergerak tergantung dari kedekatan kita dengan allah. Bagaimana bisa beramal sholeh ketika masih belum meninggalkan hal – hal yang tidak disukai-Nya? Yah, pelan – pelan kita berproses untuk menuju pribadi yang lebih baik.

OB on JMF [2]

Hari keempat aku jaga shift 2. Shift 1 jam 09.00 – 14.30, shift 2 jam 14.30 – 21.00. Pergantian shift ashar, tapi aku kan tiap sore ada agenda, jadinya Wiwit yang jaga shift pagi – sore lanjut sampe maghrib. Dia udah capek banget jaga dari jam 9.

Hari kelima aku jaga shift 1. Aku menata posisi meja agak ke depan, supaya produknya lebih terlihat.

Hari keenam harusnya aku jaga shift 1, tapi karena ada aksi pilrek, aku meminta tolong Pity untuk menggantikanku. Ba’da dzuhur aku pun ke wanitatama. Inilah pemandangan dari stand OB setiap hari.

This slideshow requires JavaScript.

to be continued..