Futur itu…

“Mbak, kajian manhaj itu wajib ya?” tanya adik kosku ketika aku akan berangkat ke Mardliyyah. “Iya dong. Kalo nggak datang manhaj semacam nggak datang liqo’.Lah, dirimu kenapa nggak berangkat?” “Lagi futur, Mbak.” “Futur gimana?” “Capek.” “Lah, futur malah kabur. Tetep berangkat dong. Mau dengerin, mau tidur. Terserah aja. Hehe..” jawabku asal. “Dulu itu kami biasaContinue reading “Futur itu…”

Rate this: