Pejuang Riang Gembira

Ungaran (19/5), Lagi-lagi aku menjadi saksi kehebohan pejuang07 dalam event besar kedua sahabat kami, akhina Irwan Rizadi, S. Si. dan ukhtina Harits Setya Nur Aeni, S. TP. Perhelatan besar ini dihadiri oleh puluhan pejuang yang menempuh perjalanan Jogja-Ungaran bersama bis kuning ‘Karya Jasa’, 6 orang pejuang Jabodetabek yang menempuh berjalanan bersama Avanza B 1272 CFU, para pejuang panitia dan ratusan tamu undangan.

Tak ketingggalan, rombongan bis anak FTP dan Agro, mobil anak2 mipa dan ratusan teman sejawat dari SD, SMP, dan SMA kedua mempelai. Belum lagi tetangga dan kerabat orang tua keduanya. Luar biasa. Halaman SDN Branjang Ungaran Barat dipenuhi dengan stand makanan, beberapa baris kursi dan tentu saja panggung gembira untuk mempelai dan orang tua menerima ribuan ucapan selamat dari para hadirin sekalian.

Pesta walimah kali ini begitu sederhana. Tanpa banyak kursi, tak berarti standing party. Para panitia segera mengarahkan tamu untuk menempati ruang kelas, setelah mereka mengambil makanan yang telah disediakan. Alunan lagu dari Ihya turut meramaikan suasana.harits-irwan

Azan dzuhur sudah berkumandang. Saatnya pejuang pulang. Eits, #RihlahWalimah tak lengkap tanpa mampir ke rumah salah seorang pejuang. Kali ini pejuang yang beruntung kami kunjungi yaitu Saudara Wahyu Setiawan, S. PT. yang bertempat di Magelang. Kediaman Saudari Avisenna Pramita Sari, (c.) S. Psi. tidak sempat kami kunjungi karena mepetnya waktu sewa bis. Next time ya, Vis. Hehe..

#RihlahWalimahWS

Tepat ketika azan maghrib, kami tiba di Mardliyyah dengan selamat. 😀

GSP (21/5), Turut bahagia merayakan kesuksesan para sahabat melewati masa-masa sulit bersama skripsi. Congratulation Asmary Muis, Ummi Hani’ah, Uswatun Hasanah, Lukman Farid dan Gilang ‘Anak Sana’ Angit Budaya. Semoga jadi Sarjana Gadjah Mada yang mampu berkontribusi nyata di dunia pasca kampus.

Five Fighters

PejuangMei

Dan ternyata, bukan hanya pejuang07 yang merayakan kelulusan, Sahabat 08 dan Genk Melingkar 2009 pun tak mau kalah. Mereka juga turut larut dalam kebahagiaan teman mereka yang berhasil mengenakan toga lebih dahulu. Ah, semoga bisa menjadi motivasi tersendiri bagi mereka.

2008-2009

Salima, 24 Mei 2013, 00:26

Abis ngerjain PPT Syarat Legal dan Administrasi Pendirian Apotek

Yasudahlah

Assalamu’alaikum~ #FikoStyle

Aku segera memasukkan kuda perangku ke garasi. Setelah memastikan pintu depan dan motorku terkunci, aku melangkah ke ruang tengah. Kulihat adik-adik kontrakan sedang beraktivitas sambil menyimak Ichi-TV. Yang satu sedang mengunyah magelangan, yang satu sedang twitter-an. Tiga yang lain sudah di kamar masing-masing.

“lagi bahas apaain nih si Ichi?”

“Biasa, Mbak…”

“Ooo.. PaKeeS..”

“Kalo di grup fans-girling, mesti udah ditinggal makan popcorn tuh.”

“Haha, bener-bener..”

“Ngapain si mikirin anti-fan, besoknya juga bakal ganti gosip lagi.”

“Ya sama aja kayak berita. Isunya tiap hari ganti. Liat aja, KPK sampe keriting juga nggak bakal nemu tuh bukti LHI korupsi.”

“Aku jadi bingung, Mbak sama berita.”

“Yaudah si, Han. Biarin aja. Justru dengan pemberitaan kayak gini, popularitas PKS bakal naik. Tinggal nemu bukti bahwa LHI nggak salah, pemirsa bakal berbalik mendukung kita.”

“Aku tidak tau akhir dari drama ini.. Mungkin KPK tiba-tiba ditabrak motor, kemudian hilang ingatan.” Ujar Misu dengan gaya dramatis.

Program berita malam masi berlanjut.Aku hanya bisa menggelengkan kepala ketika mendengar pembawa berita di Ichi-TV menyebutkan bahwa Anis Matta dipanggil untuk menjadi saksi kasus LHI. Ah, yang benar saja.  Akhirnya tawaku pecah mendengar bahwa kasus LHI ada urusannya dengan wanita, entah urusan asmara atau yang lainnya.

Wahai, duniaaa…Mau jadi apa Indonesia jika presidennya pemilik Ichi-TV? #ups

Fase dakwah tentunya tak pernah lepas dari fitnah dan ujian. Masa di Mekkah dan Madinah jelas dilalui Rasul dan sahabat dengan cara yang berbeda. Allah sayang sama kita, makanya dikasi ujian. Allah nggak bakal ngasi ujian yang nggak bisa kita lalui. Kalo fitnahnya cuma segini sih, tinggal keluarin aja kartu As mereka. Selesai. Tapi apa itu solusi? Belum tentu. Justru itu bukti bahwa kita reaktif.

Sabar itu nggak ada batasnya, Mblo. Rasul nggak pernah bales ngeludahin Nenek yang ngeludahin belio kan? Belio malah nyuapin si Nenek sampe belio tau style Rasul pas nyuapin. Belio nggak tau Rasul ninggal kalo Abu Bakar kagak nyupain si Nenek, tuh Nenek kagak tau kalo Rasul ninggal. Ah, Rasul.. Rasul.. luar biasa deh ya.. Nah, beda lagi kalo elu diserang, lu mesti membela diri. Lu pikir kenapa waktu di Madinah Rasul sering perang? Ya, karena diserang duluan dong. Cek shirah lagi yak!

Semoga kita termasuk orang-orang yang sabar hingga kebenaran itu jelas ditunjukkan Allah.

Salima, 13 Mei 2013, 22:31

Yasudahlah