Perjalanan Menuju Minimalis

You can’t buy happiness, but you can buy books and that’s kind of the same thing. (Anonymous) Aku tidak ingat kenapa bisa menjadi kutu buku. Yang kuingat bahwa aku suka membaca sejak sebelum masuk taman kanak-kanak. Mulai dari halaman anak-anak Tabloid Nova punya ibu, majalah Bobo, Tabloid Fantasi, sampai buku-buku terbitan Balai Pustaka di PerpustakaanContinue reading “Perjalanan Menuju Minimalis”

Rate this: