Hi, May!

Kapan? Mei.. Maybe yes, Maybe no.. Masih inget iklan itu? Hehe.. jaman kapan? Alhamdulilah, Rajab sudah hampir berakhir. Sya’ban segera menjelang. Ramadhan sebentar lagi! Aktivitas sebagai Apoteker semakin banyak, orderan wrapping dari orang terdekat mengisi waktu luang. Beberapa bulan terakhir, aku terlibat dalam beberapa komunitas serupa; baca, diskusi, tulis. Lelah? Yah, sedikit. Tapi, paling tidakContinue reading “Hi, May!”

Rate this:

Sastra Santun; Sebuah Gerakan Anti-mainstream

Sastra merupakan karya yang menjadi ciri khas bangsa. Kemajuan budaya sering dikaitkan dengan sastra. Sastra di Indonesia mulai berlangsung setelah bangsa Indonesia berkenalan dengan kebudayaan asing, yakni kebudayaan Hindu, Islam, dan Barat.  Ada berbagai macam sastra, yaitu sastra klasik, kontemporer, modern,  pop, dll. Berawal dari sebuah kajian bertema Sastra Santun di Jogja Islamic Book FairContinue reading “Sastra Santun; Sebuah Gerakan Anti-mainstream”

Rate this:

Cooking Treatment

Aku ingat waktu jadi relawan erupsi Merapi 2010, ibu-ibu pengungsi di lingkungan Cangkringan terlihat lebih bahagia daripada yang di posko SD Pogung Dalangan. Why? Katanya si karena ibu-ibu di Cangkringan disibukkan dengan aktivitas masak. Entahlah, tidak ada data valid tentang itu dan aku memang tidak membuat risetnya. Seminggu berlalu usai sumpahan. Status #JobSeeker masih kusandang.Continue reading “Cooking Treatment”

Rate this:

Dua Minggu yang Baru

Assalamu’alaikum~ Halo pemirsa… Apa kabar? Ehehe.. berasa udah lamaaaaa banget nggak menyapa. Maklum, jadwal manggung padat merayap.*sok sibuk Oke deh, kali ini aku mau cerita tentang dua pekan pertama di jogja. Hari ini jam segini dua minggu yang lalu adalah waktunya aku dan Rika duduk berbagi cerita di bangku panjang stasiun Senen, menunggu kereta ProgoContinue reading “Dua Minggu yang Baru”

Rate this:

Suksesi Berkedok Rihlah

Sabtu, 12 Januari 2013,   Me: Hen, udah rame? Yang konfirm bisa siapa aja? Henny: Aku masih beli makan, Mbak. Jadi nggak semangat nih, yang dateng itu-itu aja.   Hari itu kami mengagendakan untuk rihlah BIMO FORSALAMM. Dari 24 orang, tak sampai 50% yang hadir. Kami rihlah ke Kebun Buah, Mangunan, Imogiri, Bantul. Janjian kumpulContinue reading “Suksesi Berkedok Rihlah”

Rate this: