Perjalanan Menuju Minimalis

You can’t buy happiness, but you can buy books and that’s kind of the same thing. (Anonymous) Aku tidak ingat kenapa bisa menjadi kutu buku. Yang kuingat bahwa aku suka membaca sejak sebelum masuk taman kanak-kanak. Mulai dari halaman anak-anak Tabloid Nova punya ibu, majalah Bobo, Tabloid Fantasi, sampai buku-buku terbitan Balai Pustaka di PerpustakaanContinue reading “Perjalanan Menuju Minimalis”

Rate this:

Perpustakaan Digital: Masa Depan Generasi Z?

Ada yang tau kapan pertama kali ada kertas? Lalu buku apa yang pertama kali diterbitkan? Sebagai Generasi 90-an, tentu munculnya minat baca di masa kecil tidak lepas dari Tabloid Nova milik ibu, Buletin Khotbah Jum’at ayah, Majalah Bobo dan buku-buku terbitan Balai Pustaka di Perpustakaan SMP. Orang tuaku bukan tipe yang beli buku tiap bulan,Continue reading “Perpustakaan Digital: Masa Depan Generasi Z?”

Rate this:

Review Buku Magic of Tidying Up Marie Kondo

“Konsumerisme membawa kita pada sebuah zaman berlebihan, kondisi yang saya sebut, ‘obsesistuff’. Banyak dari kita memiliki barang yang sebetulnya tidak kita butuhkan dan kita tidak tahu bagaimana menangani, bahkan menyadari kondisi itu. Saya ingin buku ini dibaca sebanyak mungkin orang. Bukan sekedar bicara tentang membuang atau menata barang, buku ini bahkan bisa mengubah hidup Anda.”Continue reading “Review Buku Magic of Tidying Up Marie Kondo”

Rate this: